Cara Budidaya Jamur Tiram yang Baik dan Benar
Cara Budidaya Jamur Tiram yang Baik dan Benar

Cara Budidaya Jamur Tiram yang Baik dan Benar

Halo pembaca setia artikel Analistekno! Kali ini kita akan membahas tentang cara budidaya jamur tiram yang baik dan benar. Jamur tiram adalah salah satu jenis jamur yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena banyak digunakan sebagai bahan makanan dan obat-obatan. Oleh karena itu, budidaya jamur tiram menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan.

Persiapan Alat dan Bahan

Sebelum memulai budidaya jamur tiram, ada beberapa alat dan bahan yang harus disiapkan, di antaranya adalah:

  • Substrat (serbuk kayu atau jerami)
  • Kapur dolomit
  • Biji jamur tiram
  • Plastik polibag
  • Sekat-sekat kayu
  • Sprayer

Proses Budidaya Jamur Tiram

Berikut adalah cara budidaya jamur tiram yang baik dan benar:

1. Persiapan Substrat

Substrat yang digunakan untuk budidaya jamur tiram bisa berupa serbuk kayu atau jerami yang telah dicacah. Substrat perlu disterilkan terlebih dahulu dengan cara dipanaskan selama 1-2 jam pada suhu 100 derajat Celsius. Kemudian, tambahkan kapur dolomit untuk menyeimbangkan pH substrat.

2. Penanaman Spora

Setelah substrat disiapkan, selanjutnya adalah penanaman spora jamur tiram. Ambil sekitar 100-150 gram spora jamur tiram dan taburkan di atas substrat yang telah disiapkan. Sebarkan spora dengan merata dan tutupi dengan tipis serbuk kayu atau jerami.

3. Pembungkusan Substrat

Setelah spora ditanam, bungkus substrat dengan menggunakan plastik polibag. Lubangi polibag dengan jarum atau tusuk gigi agar jamur dapat bernafas. Jangan lupa untuk memberi label pada polibag untuk memudahkan pengawasan.

4. Pemeliharaan Jamur Tiram

Letakkan polibag yang berisi substrat dan spora di tempat yang sejuk dan lembab. Pastikan suhu di sekitar polibag berkisar antara 25-30 derajat Celsius dan kelembaban antara 80-90 persen. Semprotkan air setiap hari dengan menggunakan sprayer agar kelembaban terjaga.

5. Pemanenan Jamur Tiram

Jamur tiram akan mulai tumbuh setelah 2-3 minggu setelah penanaman spora. Pemanenan dilakukan dengan cara memetik jamur secara perlahan untuk menghindari kerusakan substrat. Setelah dipanen, substrat dapat digunakan kembali untuk menanam spora jamur tiram yang baru.

Tips dan Trik Budidaya Jamur Tiram

Berikut adalah beberapa tips dan trik dalam budidaya jamur tiram:

  • Pilih spora jamur tiram yang berkualitas
  • Gunakan substrat yang bersih dan steril
  • Area budidaya harus bersih dan bebas dari hama
  • Jangan melebihi batas ketinggian substrat yang ditanam spora
  • Perhatikan suhu dan kelembaban udara

Kesimpulan

Budidaya jamur tiram adalah peluang bisnis yang menjanjikan. Dengan persiapan alat dan bahan yang benar serta mengikuti proses budidaya yang baik dan benar, diharapkan dapat menghasilkan jamur tiram yang berkualitas tinggi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin memulai budidaya jamur tiram. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!